Im almost 21 years old, tapi gue belom melakukan banyak hal yang berguna di hidup gue ini deh. Gue merasa useless total! Gue sempet jatoh ke lobang yang sama selama 2 kali, bayangin aja waktu masih SMA gue pernah tinggal kelas gara-gara gue gak pernah masuk selama 3 bulan (ya gimana gue mau masuk kalo tiap hari dilabrak kakak kelas dan gw stay di spore selama itu). Dan akhirnya nyokap gak setuju kalo gue pindah sekolah tapi naik kelas, jadi lah gue tetep di kelas 1 SMA dan menahan malu ke lingkungan sekitar. Masa-masa yang cukup berat buat gue. Tapi ada untungnya juga, gue jadi punya banyak temen, dan gue juga jadi rajin dalam belajar, daripada gue gak naik kelas lagi. Seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya gue kuliah juga, waktu itu gue pengen banget kuliah di Perancis nyusul sahabat gue yang udah lebih dulu disana, tapi apa dikata, pacar gue pada saat itu memaksa gue untuk masuk UI (Univ. Indonesia) , jadilah gue daftar disitu dan keterima. Cuma pada akhirnya, gue putus juga sama doi(SIAL TOTAL) , dan akhirnya gue cuma ngejalanin beberapa bulan masa-masa SURAM gue di UI. Sampe titik dimana gue udah nggak tahan banget sama yang namanya Universitas Indonesia, gue memilih untuk resign dari UI tanpa seijin orang tua gue. Dan setelah itu, gue daftar di Univ. Prof. Dr. Moestopo, gue ambil fakultas komunikasi. Pertama kali gue ke kampus itu untuk urus ini itu, gue ditemenin sama pacar gue sekarang (waktu itu belom jadian) , dia yang nemenin gue bayaran, dan fotocopy ijazah SMA, dll lah. So, thank you ya Yur :)
Dan sekarang gue udah ngejalanin 4 bulan kuliah di Moestopo, jujur aja sih jauh lebih enak dibandingkan dulu gue di UI, karena mungkin ini adalah jurusan yang bener-bener gue minati. Jadi gue sangat serius sama kuliah gue yang sekarang, oh well.. Memang gue udah ngebuang waktu gue selama 2 tahun hanya untuk pendidikan yang gagal, harusnya kalo semuanya berjalan dengan mulus, tahun depan gue udah S1, tapi karena semua kegagalan yang ada, gue masih 3 tahun lagi lulus S1 (AMIN!) , ini semua juga di support sama pacar gue yang sekarang, tadinya gue agak males buat kuliah lagi, tapi dia cukup men support gue sampe akhirnya gue semangat lagi mau kuliah, gue juga abis kelar UTS minggu kemarin itu, Alhamdulillah nilai gue lumayan bagus lah. Kalo sampe jelek malu-maluin nama UI dong gue, hehehe.
Hm, segini aja kayaknya deh ya soal kisah hidup gue yang agak nggak beres, jangan ditiru ya kawan-kawan.
Cheers!
Aryanda Sasha a.k.a Sasha Suhud
Saturday, 20 November 2010
Saturday, 9 October 2010
Mirisnya Indonesia
Banyak sekali orang yang kurang mampu di negara ini (Indonesia) , terkadang kita melihat sangat banyak pengemis yang meminta-minta di pinggir jalan hanya demi sesuap nasi. Pernahkah kalian berfikir bahwa betapa beruntungnya kita, dilahirkan dengan serba kecukupan dan tak ada kekurangan dalam segi ekonomi? Yap, kita harus sangat bersyukur bisa hidup di lingkungan seperti ini. Kita bisa mencoba makanan enak setiap harinya, dan hampir tidak pernah merasakan kelaparan. Kadang saya sangat kasihan melihat orang-orang yang kelaparan, bahkan suka ada yang belum makan 3 hari, oh damn itu gimana rasanya ya? Saya aja yang seharian gak makan nasi (cuma makan indomie) udah kelaperan banget. Gimana rasanya jadi mereka? Saya bener-bener gak kebayang...
Kalo saja saya udah bisa menghasilkan uang sendiri, ingin rasanya berbagi bersama orang-orang itu, ajak mereka mencoba makanan yang enak-enak, atau sekedar mengajak bermain bersama. Tetapi hal ini belum bisa saya laksanakan ya dikarenakan saya juga belum bekerja. Saya suka miris melihat kehidupan orang-orang berduit diluar sana, yang dengan gampangnya setiap hari menghamburkan uang hanya untuk kesenangan pribadi, tapi mereka tidak melihat ke "bawah" , bahwa banyak sekali orang yang masih kelaparan. Padahal, hanya dengan memberikan sedikit uang yang mereka punya, bisa membantu orang yang kelaparan. Semoga bangsa kita ini bebas dari kemiskinan, dan tidak ada lagi yang namanya kelaparan, busung lapar, dll.
Sekian.
Aryanda Sasha Larasati
Kalo saja saya udah bisa menghasilkan uang sendiri, ingin rasanya berbagi bersama orang-orang itu, ajak mereka mencoba makanan yang enak-enak, atau sekedar mengajak bermain bersama. Tetapi hal ini belum bisa saya laksanakan ya dikarenakan saya juga belum bekerja. Saya suka miris melihat kehidupan orang-orang berduit diluar sana, yang dengan gampangnya setiap hari menghamburkan uang hanya untuk kesenangan pribadi, tapi mereka tidak melihat ke "bawah" , bahwa banyak sekali orang yang masih kelaparan. Padahal, hanya dengan memberikan sedikit uang yang mereka punya, bisa membantu orang yang kelaparan. Semoga bangsa kita ini bebas dari kemiskinan, dan tidak ada lagi yang namanya kelaparan, busung lapar, dll.
Sekian.
Aryanda Sasha Larasati
Saturday, 28 August 2010
Kekerasan Hati
Penggalan lirik yang gue suka, berpegang teguh terus maju pantang mundur! Hahah!
aku tak pernah peduli kau telah dimiliki
aku tak pernah mengerti kau memilih dia
lepaskan saja dia dan sambutlah aku
kan kuberikan semua yang kau inginkan
aku tak pernah peduli dia menyayangimu
aku tak pernah mengerti apa yang kau cari
dan minta saja padaku dan peluklah aku
kan kuberikan semua yang kau inginkan
ku takkan pernah menyerah tetap mencintaimu
aku tetap bertahan untuk dapatkan hatimu
ku takkan pernah menyerah tetap mencintaimu
aku tetap bertahan untuk dapatkan hatimu
aku tak pernah peduli kau telah dimiliki
aku tak pernah mengerti kau memilih dia
lepaskan saja dia dan sambutlah aku
kan kuberikan semua yang kau inginkan
aku tak pernah peduli dia menyayangimu
aku tak pernah mengerti apa yang kau cari
dan minta saja padaku dan peluklah aku
kan kuberikan semua yang kau inginkan
ku takkan pernah menyerah tetap mencintaimu
aku tetap bertahan untuk dapatkan hatimu
ku takkan pernah menyerah tetap mencintaimu
aku tetap bertahan untuk dapatkan hatimu
Thursday, 26 August 2010
Love can get you
Love can get you
Where were you, when I was high
I was higher than the sky
Where were you when I was down
I was lower than the ground ooh..
Where were you when I want love
You were no where to be found
Where were you when I’m in need
There was no one there for me
Chorus:
But I’m gonna get
Loove… you can buy anything with love
With lo…ve, you can buy anything with love
Verse2
Where were you when I’m in need
There was no one there for me
Where were you when I want love
You were no where to be found
(Back to Chorus)
Where were you, when I was high
I was higher than the sky
Where were you when I was down
I was lower than the ground ooh..
Where were you when I want love
You were no where to be found
Where were you when I’m in need
There was no one there for me
Chorus:
But I’m gonna get
Loove… you can buy anything with love
With lo…ve, you can buy anything with love
Verse2
Where were you when I’m in need
There was no one there for me
Where were you when I want love
You were no where to be found
(Back to Chorus)
Puisi sampah
Indonesiaku...
Teruslah maju pantang mundur
Menghadapi serangan dari negara luar
Indonesiaku...
Raihlah impian kita semua
Demi mencapai cita-cita bangsa
Indonesiaku...
Bentangkan sayap di garudamu
Setinggi-tingginya
Indonesiaku...
Maafkan aku yang akan mengkhianatimu...
Bukan ku tak cinta,tapi karena aku tidak melihat perubahan..
Dari negaraku ini..
- aryanda sasha larasati -
Teruslah maju pantang mundur
Menghadapi serangan dari negara luar
Indonesiaku...
Raihlah impian kita semua
Demi mencapai cita-cita bangsa
Indonesiaku...
Bentangkan sayap di garudamu
Setinggi-tingginya
Indonesiaku...
Maafkan aku yang akan mengkhianatimu...
Bukan ku tak cinta,tapi karena aku tidak melihat perubahan..
Dari negaraku ini..
- aryanda sasha larasati -
Wednesday, 25 August 2010
Pemikiran Sendiri
Terkadang, manusia pernah merasakan hal yang sangat menyenangkan untuk dirinya, tapi belum tentu menyenangkan untuk orang lain. Seperti keadaan saya saat ini, sekarang saya merasa cukup senang dengan keadaan yang terjadi, tapi di satu sisi orang tersebut mungkin merasa tidak senang, atau bahkan merasa biasa saja. Ini yang di sebut dengan "Pemikiran Sendiri". Yaitu dimana saat saya berfikir bahwa "Harusnya tidak seperti ini", "Harusnya gwe gini" ,"Jangan-jangan dia gitu lagi". Sebenarnya pemikiran sendiri itu sama sekali tidak baik, apalagi kalau pikirannya Negatif. Tapi itulah yang terjadi, merasa bersalah melakukan sesuatu hal dan entah kenapa merasa ini semua tidak akan ada ujungnya dan tak berguna untuk saya pribadi karena saya tidak akan mendapatkan dari apa yang saya mau.
Sekian.
Sekian.
Tuesday, 24 August 2010
Sedikit Jerman
Setelah ber jam-jam mencoba mengingat arti-arti bahasa Jerman yang pernah saya pelajari, terukirlah kalimat dibawah ini. Namun saya tidak yakin arti nya betul, karena saya tidak mencoba menggunakan kamus, dan saya juga tidak mau mencari tahu apakah artinya benar atau tidak (setelah saya tulis). Ini hanya sebatas ingatan saya saja. Hehehehehe....
Ich bin glucklich, nach 4 jahren habe ich nie das gefuehl eine echte liebe, jetzt habe ich das gefuehl, dass. aber ich weire nicht, warum er nicht weire, ob ich ihn liebe. oder auch ich fruher zu ihm sagen??
Ich bin glucklich, nach 4 jahren habe ich nie das gefuehl eine echte liebe, jetzt habe ich das gefuehl, dass. aber ich weire nicht, warum er nicht weire, ob ich ihn liebe. oder auch ich fruher zu ihm sagen??
Musisi pendatang baru, Yuri Ardana
Guys, ini ada Musisi pendatang baru, namanya Yuri Ardana. Lahir pada 15 February 1985 dan berketurunan Palembang - Inggris. Awalnya, dia adalah seorang drummer, lalu dia berganti aliran yaitu menyanyi, suaranya juga oke. Kali ini gwe mau tulis tentang liriknya, berhubung baru beli Albumnya di toko kaset terdekat.
Lirik "SATU DEMI SATU" By: Yuri Ardana
Satu demi satu, kukayuh semua mimpiku
Tanpa rasa ragu, aku tinggalkan kamu
Aku merasa ku bukan manusia biasa
Yang hanya bisa mengurungkan niat untuk dirimu
*Kumulai langkahku,dengan kenyataan baru
Dan kuterus maju meraih impianku
Takkan ada seorang manusia biasa
Yang akan bisa menghalangi jalanku untuk itu
Reff:
Lihatlah ke dalam hatiku...
Masih adakah cerita
Kita seperti dulu kala
Yang tersimpan dalam hatiku
back to *
back to Reff
Yang mau liat video klip nya, bisa klik link dibawah ini
Your Body is Wonderland by Yuri Ardana
Apa Kau Ingat by Yuri Ardana
Lirik "SATU DEMI SATU" By: Yuri Ardana
Satu demi satu, kukayuh semua mimpiku
Tanpa rasa ragu, aku tinggalkan kamu
Aku merasa ku bukan manusia biasa
Yang hanya bisa mengurungkan niat untuk dirimu
*Kumulai langkahku,dengan kenyataan baru
Dan kuterus maju meraih impianku
Takkan ada seorang manusia biasa
Yang akan bisa menghalangi jalanku untuk itu
Reff:
Lihatlah ke dalam hatiku...
Masih adakah cerita
Kita seperti dulu kala
Yang tersimpan dalam hatiku
back to *
back to Reff
Yang mau liat video klip nya, bisa klik link dibawah ini
Your Body is Wonderland by Yuri Ardana
Apa Kau Ingat by Yuri Ardana
Thursday, 17 June 2010
Merasa Bosan
Beberapa hari ini gue seneng banget, kenapa? Karena gak kuliah. Hahahahahaha... Bukan karena males belajarnya sebenernya, tapi gue males berangkatnya aja, gue kepengennya jarak nya gak terlalu jauh, tapi gue seneng sih jadi nge hemat uang juga buat berangkat ke kampus. Di sana juga udah mulai gak nyaman karena sesuatu, mulai merasa ini bukan bidangnya, semoga gue cepet-cepet lulus dari kampus ini dan mengambil Chef. Biar jadi Chef Sasha, biar kayak Farah Quinn gitu loh! LOL...
Cuma sekedar curhatan gak bermutu, ya udalah kalo dibaca ya sukur, gak di baca jg sukur..
Cheers!
Cuma sekedar curhatan gak bermutu, ya udalah kalo dibaca ya sukur, gak di baca jg sukur..
Cheers!
Wednesday, 2 June 2010
Artis oh artis!
Setelah 2 hari 2 malem gwe mikir mau nulis apa di blog gwe yang jelek ini, tiba-tiba gwe kepikiran akan suatu hal. Uhm, dari kecil gwe selalu bercita-cita untuk jadi artis, hah artis?? YAK! ARTIS! Banyak yang nanya kenapa gwe kepengen jadi artis, sebenernya jawaban gwe simpel sih, gwe kepengen jadi artis karena pasti bakal dapet uang banyak, dan pasti cepet terkenal nya. Hehehehe. Pemikiran gwe pribadi cuma sampe situ, tapi setelah gwe melihat beberapa temen gwe yang udah sukses lebih dulu jadi artis, baik itu penyanyi atau pun main film, kok setelah gwe liat-liat kehidupannya jadi rada kurang nyaman gitu ya?
KENAPA OH KENAPA?Padahal setau gwe jadi artis itu menyenangkan, kerja nya emang capek, tapi uang nya bisa ngilangin capek, terus kemana-kemana pergi jadi pusat perhatian. Nah ini salah satu hal yang gwe liat dari temen gwe, ada 1 temen gwe yang emang playboy, jadi dia selalu pergi ke mall dengan cewek yang tentunya ganti-ganti. Hal ini udah dilakuin sebelum dia jadi artis, yaa jadi bukan karena dia udah terkenal terus baru jadi playboy, BIG NO NO!
Tapi ada beberapa perbedaan, sebelum dia menjadi artis dan sebelum, ini perbedaannya
Sebelum menjadi Artis :
- Dia mau pergi kemanapun dengan cewek manapun orang gak pernah perduliin dia
- Setiap cewek yang dia ajak pergi, ya merasa kalo dia adalah cewek satu-satunya yang pergi dgn si playboy ini
- Dia mau peluk-peluk or cium di depan umum juga bodo amat
Nah itu pas sebelum jadi Artis ya.... Masih simple kan kehidupannya??? Kita lihat perbedaan setelah jadi artis
Setelah menjadi Artis :
- Setiap lagi pergi, entah itu ke mall atau ke restoran pinggir jalan, orang yang ngeh kalo dia gonta ganti cewek pun akan
mulai menyadari kalau dia playboy
- Si cewek pasti sadar kalau dia bukan satu-satunya cewek yang pergi dgn si playboy, karena pasti ada aja org yang pernah liat si playboy sama cewek lain, dan ngasih tau ke si cewek yang ini
- Mulai gak berani peluk-peluk or cium depan umum, takut masuk inpotemen! Hahaha
NAH... ternyata kalau diliat dari sisi ini, enakan mana menurut lo semua? Kalo gwe pribadi sih enakan gak jadi artis kalau resiko nya kayak gini, ha ha ha.
Tapi ya itu semua adalah pilihan, hidup itu pilihan, gak semua orang bisa menjadi artis, kalo semua orang jadi artis, siapa dong yang nonton para artis itu di TV ?? Kan kasian juga ya, ha ha ha.
Sekian aja deh tulisan ngalor ngidul gwe, semoga pada suka ya. Cheers!
KENAPA OH KENAPA?Padahal setau gwe jadi artis itu menyenangkan, kerja nya emang capek, tapi uang nya bisa ngilangin capek, terus kemana-kemana pergi jadi pusat perhatian. Nah ini salah satu hal yang gwe liat dari temen gwe, ada 1 temen gwe yang emang playboy, jadi dia selalu pergi ke mall dengan cewek yang tentunya ganti-ganti. Hal ini udah dilakuin sebelum dia jadi artis, yaa jadi bukan karena dia udah terkenal terus baru jadi playboy, BIG NO NO!
Tapi ada beberapa perbedaan, sebelum dia menjadi artis dan sebelum, ini perbedaannya
Sebelum menjadi Artis :
- Dia mau pergi kemanapun dengan cewek manapun orang gak pernah perduliin dia
- Setiap cewek yang dia ajak pergi, ya merasa kalo dia adalah cewek satu-satunya yang pergi dgn si playboy ini
- Dia mau peluk-peluk or cium di depan umum juga bodo amat
Nah itu pas sebelum jadi Artis ya.... Masih simple kan kehidupannya??? Kita lihat perbedaan setelah jadi artis
Setelah menjadi Artis :
- Setiap lagi pergi, entah itu ke mall atau ke restoran pinggir jalan, orang yang ngeh kalo dia gonta ganti cewek pun akan
mulai menyadari kalau dia playboy
- Si cewek pasti sadar kalau dia bukan satu-satunya cewek yang pergi dgn si playboy, karena pasti ada aja org yang pernah liat si playboy sama cewek lain, dan ngasih tau ke si cewek yang ini
- Mulai gak berani peluk-peluk or cium depan umum, takut masuk inpotemen! Hahaha
NAH... ternyata kalau diliat dari sisi ini, enakan mana menurut lo semua? Kalo gwe pribadi sih enakan gak jadi artis kalau resiko nya kayak gini, ha ha ha.
Tapi ya itu semua adalah pilihan, hidup itu pilihan, gak semua orang bisa menjadi artis, kalo semua orang jadi artis, siapa dong yang nonton para artis itu di TV ?? Kan kasian juga ya, ha ha ha.
Sekian aja deh tulisan ngalor ngidul gwe, semoga pada suka ya. Cheers!
Monday, 31 May 2010
Jebakan Cinta
Ada seorang perempuan bernama Ica, dia sangat mencintai Arya. Setiap hari nya, Ica selalu menghubungi Arya, tetapi sepertinya Arya masih kurang yakin dengan Ica. Suatu ketika, mereka berdua makan malam di tempat yang sangat romantis.
Setiap Ica menatap Arya, hati nya selalu berdebar-debar. Mungkin dia lah lelaki yang sangat ku impikan" , pikirnya dalam hati.
Namun tidak dengan Arya, dia terlihat biasa sangat biasa saja. Sebenarnya, Arya juga tidak tau kenapa dia masih kurang yakin dengan Ica. "Ahhh aku bingung sama perasaan ku" , pikirnya dalam hati.
Selesai makan malam, Arya mengantar Ica pulang, tepat di depan pagar rumahnya. Lalu Ica berkata sesuatu ke Arya.
Ica : "Arya, apakah kamu tidak pernah mencintaiku? Sesungguhnya aku mencintaimu dengan setulus hati"
Arya : "Apa kamu yakin benar2 mencintaiku? Jika ada lelaki lain yang mencintaimu, dan dia lebih tampan dariku, lebih kaya dariku, lebih segalanya dariku, apa kamu tetap memilih aku?"
Ica : "Tentu saja aku tetap memilih kamu, aku tidak pernah perduli dengan lelaki manapun yang mencintaiku, aku hanya ingin kamu"
Arya : "Baiklah, sebenarnya daritadi di belakangmu ada lelaki yang ku bilang tadi, dia jauh lebih baik dari aku, dan lebih tampan, dan lebih kaya"
Ica : (menengok kebelakang) , "Mana? Di belakangku tidak ada siapa-siapa?"
Arya : (tertawa kecil) "Jika kamu benar-benar mencintaiku, kamu tidak akan melihat kebelakang, itu berarti namanya kamu masih ada ketertarikan dengan lelaki yang ku sebutkan tadi"
Lalu Arya menyuruh Ica masuk ke rumahnya, dan Arya segera masuk mobil dan meninggalkan rumah Ica.
- the end -
* cerita ini diambil dari email gwe, jadi bukan gwe yg buat, tp semoga kalian mengerti maksud dari cerita ini
Cheers!
Subscribe to:
Posts (Atom)
